Postingan

HAKIKAT KAWRUH URIP SEJATI UTTAMOPADESA

Gambar
Kawruh Urip Sejati Uttamopadesa merupakan salah satu kerangka pemikiran dalam Kawruh Uttamopadesa yang disusun oleh Dhimas Purnomo . Kawruh ini membahas bagaimana manusia memahami hakikat panguripan dan bagaimana pemahaman tersebut diwujudkan dalam cara menjalani kehidupan . Urip sejati tidak sekadar berarti hidup secara jasmani. Manusia dapat hidup, berpikir, bekerja, memperoleh pengetahuan, mengejar keinginan, dan menjalani berbagai pengalaman, tetapi belum tentu memahami hakikat panguripannya. Karena itu, Kawruh Urip Sejati Uttamopadesa tidak terutama berbicara mengenai panjang atau pendeknya kehidupan, keberhasilan duniawi, ataupun kehidupan setelah kematian. Pokok pembahasannya adalah bagaimana manusia menjalani panguripan dengan kesadaran yang semakin wening, sehingga cipta, rasa, dan karsa dapat kembali kepada kemurniannya. Pengertian Kawruh Urip Sejati. Kawruh Urip Sejati dapat dipahami sebagai kawruh tentang panguripan yang dijalani secara selaras dengan kasunyatan . Manus...

9 PRINSIP UTAMANING KARSA DALAM KAWRUH SEJATI

Gambar
Utamaning Karsa merupakan salah satu dasar penting dalam Kawruh Sejati yang berkaitan dengan kehendak, pilihan, tekad, dan arah tindakan manusia. Jika Weninging Cipta berkaitan dengan kejernihan cipta dan Tulusing Rasa berkaitan dengan ketulusan rasa, maka Utamaning Karsa berkaitan dengan bagaimana kehendak diarahkan kepada laku yang utama. Karsa tidak sekadar berarti keinginan. Karsa merupakan daya kehendak yang mendorong manusia untuk menentukan pilihan dan mewujudkannya dalam tindakan. Karena itu, karsa memiliki peranan penting dalam kehidupan. Apa yang dipikirkan dan dirasakan pada akhirnya membutuhkan karsa untuk diwujudkan menjadi laku. Dalam kerangka Kawruh Uttamopadesa , Weninging Cipta , Tulusing Rasa , dan Utamaning Karsa merupakan tiga unsur yang saling berhubungan. Cipta yang wening membantu melihat dengan jernih, rasa yang tulus membantu merasakan dengan benar, sedangkan karsa yang utama mengarahkan kehendak kepada tindakan yang selaras dengan kasunyatan. Utamaning ...

9 PRINSIP TULUSING RASA DALAM KAWRUH SEJATI

Gambar
Tulusing Rasa merupakan salah satu dasar penting dalam Kawruh Sejati . Jika Weninging Cipta berkaitan dengan kejernihan cipta, maka Tulusing Rasa berkaitan dengan ketulusan dalam merasakan, menyadari, dan menyikapi kehidupan. Rasa bukan sekadar perasaan yang muncul karena keadaan. Rasa menjadi bagian penting dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dengan sesama, dan dengan kehidupan. Karena itu, rasa perlu dijaga agar tidak dikuasai oleh pamrih, iri, dengki, kebencian, kesombongan, maupun kepentingan pribadi. Tulusing Rasa bukan berarti selalu merasa senang, selalu lembut, atau tidak pernah mengalami kemarahan dan kesedihan. Ketulusan rasa justru berarti mampu mengakui apa yang dirasakan dengan jujur, kemudian menempatkannya secara tepat sehingga rasa tidak menguasai cipta dan karsa. Dalam kerangka Kawruh Uttamopadesa , Tulusing Rasa berjalan bersama Weninging Cipta dan Utamaning Karsa . Cipta yang wening memberikan kejernihan, rasa yang tulus memberikan kedalaman dalam me...

9 PRINSIP WENINGING CIPTA DALAM KAWRUH SEJATI

Gambar
Weninging Cipta merupakan salah satu dasar penting dalam Kawruh Sejati . Weninging cipta bukan sekadar keadaan pikiran yang tenang, bukan pula usaha untuk mengosongkan pikiran dari segala sesuatu. Weninging cipta menunjuk pada keadaan cipta yang bersih, jernih, sadar, dan mampu melihat sesuatu sebagaimana adanya tanpa dikuasai oleh pamrih, prasangka, nafsu, maupun dorongan sesaat . Dalam kerangka Kawruh Uttamopadesa , cipta merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Cipta, rasa, dan karsa tidak berdiri sendiri. Ketiganya saling berhubungan dan menjadi dasar manusia dalam memahami, merasakan, memilih, serta menjalani kehidupan. Karena itu, Weninging Cipta bukan hanya keadaan batin, tetapi harus tampak dalam cara berpikir, cara menyikapi keadaan, cara mengambil keputusan, dan akhirnya dalam laku kehidupan. Untuk memahami Weninging Cipta secara lebih terarah, berikut sembilan prinsip yang dapat dijadikan pedoman. 1. Cipta Berlandaskan Kasunyatan Prinsip pertama Weninging Cipta ad...